Gubernur Kalbar Larang Batik Air Lelap ke Pontianak 10 Hari

hazonyeshaya.org > Data > Gubernur Kalbar Larang Batik Air Lelap ke Pontianak 10 Hari
Gubernur Kalbar Larang Batik Air Lelap ke Pontianak 10 Hari

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melarang maskapai Batik Air landas ke Pontianak hingga 10 keadaan ke depan, per tanggal 24 Desember 2020. Hal ini menyusul temuan penumpang positif COVID-19 dalam maskapai tersebut.

“Salah satu maskapai dari 20 org yg diswab, ada 5 yg positif. Indikasinya surat masukan yg mrk bawa itu tiruan. Kita sdh koordinasi ke Udara Pura, dengan KKP Bandara, semua lepas tanggung jawab. Utk tersebut kita putuskan maskapai ybs tdk boleh bawa penumpang ke Pontianak selama 10 hari, ” tulis Sutarmidji di laman Facebook pribadinya, seperti dikutip Jumat (25/12/2020).

Sutarmidji mengaku sudah berkoordinasi dengan Angkasa Pura dan KKP Bandara terkait hal ini. Ia mengambil keputusan ini selaku ketua satgas COVID-19 dalam Kalimantan Barat.

“Dirjend Perhubungan Udara mau protes serta marah silakan, berarti mrk koordinasinya tdk baik dgn Angkasa pura dan KKP. Sy saran Kemenhub atur ini dgn baik, jgn sampai Kemenhub justru jadi biang penyebaran Covid 19. ” tulisnya.

“Sbg ketua Satgas sy akan ketat dan masuk Kalbar sampai dgn tgl 8 januari 2021 hrs dgn surat luput Covid melalui tes swab PCR. ” tutup tempat.

Batik Air sendiri telah memberi pernyataan terkait kejadian ini. Dalam keterangan resminya, Membatik Air menyatakan telah menjalankan operasional sesuai aspek keselamatan, keamanan (safety first) dan sebagaimana pedoman aturan kesehatan. Dalam operasional penerbangan Membatik Air bertugas sebagai pengangkut (menerbangkan) para tamu.

“Sebagaimana ketentuan persyaratan perjalanan udara, para tamu (penumpang) yang akan berjalan menggunakan pesawat udara telah menjalani pemeriksaan uji kesehatan di jawatan kesehatan dan telah ditandatangani sebab medis. Dalam hal ini, Menulis Air tidak melakukan uji kesehatan tubuh kepada setiap tamu, ” ujar Corporate Communications Strategic of Membatik Air, Danang Mandala Prihantoro.

Dia menjelaskan, pada pada setiap operasional yang telah berjalan sebelumnya dan pada masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), setiap penumpang yang dinyatakan patut terbang dan dapat masuk ke dalam kabin pesawat udara buat melakukan perjalanan udara (safe to fly) sudah melalui rangkaian penelitian (verifikasi dan validasi) dokumen, barang bawaan dan lainnya di biang udara keberangkatan

“Apabila ada penumpang yang bermasalah ataupun yang melanggar dan tidak memenuhi ketentuan, maka itu bukan kesengajaan dari maskapai. ” kata Danang.

(eds/eds)