Jokowi Kesal Uang Pemda Rp 182 Triliun Diparkir dalam Bank

hazonyeshaya.org > Data > Jokowi Kesal Uang Pemda Rp 182 Triliun Diparkir dalam Bank
jokowi-kesal-uang-pemda-rp-182-triliun-diparkir-di-bank-1

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kekecewaannya dalam depan para kepala daerah se-Indonesia. Pemicunya, pemerintah kawasan yang memilih masih menimbun anggaran di bank ketimbang membelanjakannya.

Tempat mencatat jumlah anggaran negeri daerah yang masih di bank mencapai Rp 182 triliun dan terus meningkat.

“Jadi memindahkan dari pusat ke wilayah itu tidak dibelanjakan, akan tetapi ditaruh di bank. Itu yang menyebabkan ini mengerem laju pertumbuhan ekonomi sungguh di sini. Hati-hati, akhir Maret saya lihat di perbankan daerah ada Rp 182 triliun. Tidak semakin turun, semakin naik. Terangkat 11, 2%. Artinya tak segera dibelanjakan, bagaimana kemajuan ekonomi daerah mau terangkat kalau uangnya disimpan di bank? Hati-hati, ” perkataan Jokowi saat memberikan ajaran kepada kepala daerah se-Indonesia, dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

Padahal, perekonomian saat ini sudah dekat kembali normal. Banyak indikator ekonomi mulai membaik.

“Oleh sebab itu, saya mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota, segerakan yang namanya bayaran pemda, belanja APBD, segerakan, ” seru Jokowi.

Menurutnya belanja negeri saat ini berpengaruh gede dalam perputaran roda ekonomi. Dia mencatat per Maret 2021 belanja pegawai anyar 63% dan belanja simpanan baru 5, 3%.

“Baru 5%. Padahal yang namanya perputaran kekayaan di sebuah daerah tersebut sangat menentukan pertumbuhan ekonomi, ” tegas Jokowi.

Jokowi pun sudah sering kali memberikan pesan kepada Mendagri agar mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk segera membelanjakan APBD, indah belanja pegawai maupun bayaran modal.

“Tapi yang terpenting belanja modal. Ini disegerakan sehingga terjadi peredaran uang di wilayah. Hati-hati, Rp 182 triliun ini uang yang betul guede sekali. Ini kalau segera dibelanjakan, uang akan berputar di masyarakat akan pengaruhi pertumbuhan ekonomi dengan tidak kecil, ” tuturnya.

(hns/hns)