Menghadap Debat Capres AS Terakhir, Trump Keluhkan Hal-hal Ini

hazonyeshaya.org > Data > Menghadap Debat Capres AS Terakhir, Trump Keluhkan Hal-hal Ini
Menghadap Debat Capres AS Terakhir, Trump Keluhkan Hal-hal Ini

Washington DC

Sehari sebelum debat bahan presiden (capres) Amerika Serikat (AS) terakhir dengan rivalnya, Joe Biden, capres dari Partai Demokrat digelar, Presiden Donald Trump melontarkan kurang keluhan. Trump mengeluhkan soal hukum mematikan mikrofon, soal isu dengan dibahas dalam debat hingga soal moderator debat.

Kaya dilansir Associated Press , Kamis (22/10/2020), Trump mengirimkan keluhan itu saat berbicara pada wartawan saat meninggalkan Gedung Suci untuk berkampanye di North Carolina pada Rabu (21/10) waktu setempat.

Trump menyebut petunjuk mematikan mikrofon capres pada sesi tertentu selama debat berlangsung ‘sangat tidak adil’. Dia juga memperhitungkan salah besar jika fokus pikiran capres terakhir tidak lagi pada isu-isu kebijakan luar negeri.

“Saya pikir aturan mute (mematikan mikrofon) sangat tidak adil dan aku pikir sangat buruk mereka tak membahas soal isu luar daerah, ” cetus Trump dalam keluhannya. “Mereka seharusnya membahas soal rumor luar negeri, ” tegasnya.

Diketahui bahwa pada Senin (19/10) malam waktu setempat, Persen Debat Kepresidenan AS mengumumkan kalau mikrofon salah satu capres mau dimatikan saat rivalnya sedang memberikan jawaban awal selama dua menit untuk enam topik debat.

Perubahan aturan ini diputuskan setelah debat capres pertama di dalam 29 September lalu berujung berantakan dan semrawut karena kedua capres saling menginterupsi dan berbicara di dalam waktu bersamaan.

Mikrofon capres tidak akan dimatikan era sesi debat terbuka yang dimulai setelah masing-masing capres selesai mengirimkan jawaban awal mereka. Jika terjadi interupsi saat debat terbuka berlaku, maka durasi interupsi akan ditambahkan ke dalam waktu capres rival yang diinterupsi.

Debat capres terakhir akan digelar Kamis (22/10) malam waktu AS, atau Jumat (23/10) pagi waktu Nusantara, dengan berlokasi di Curb Event Center di Belmont University dalam Nashville, Tennessee. Penyiar berita NBC News, Kristen Welker, yang selalu wartawan Gedung Putih akan menjelma moderator debat.