Minta KPK Jangan Cuma Mampu OTT, Luhut: Tidak Bikin Orang Jera

hazonyeshaya.org > Data > Minta KPK Jangan Cuma Mampu OTT, Luhut: Tidak Bikin Orang Jera
minta-kpk-jangan-cuma-bisa-ott-luhut-tidak-bikin-orang-jera-1

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Jakarta kepala

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan bertambah banyak pencegahan korupsi. Dia meminta jangan sampai KPK bisanya hanya melakukan tindakan operasi tangkap tangan pedengan OTT saja.

“Bapak ibu sekalian pengalaman saya 7 tahun dalam kabinet ini pencegahan korupsi ini baru akhir-akhir ini saja makin baik. Ini penting, KPK bukan sekedar OTT saja, ” ujar Luhut dalam Peluncuran Laku Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022, Selasa (13/4/2021).

Luhut menilai tindakan OTT yang dilakukan KPK sebetulnya tak membuat para pelaku korupsi jera. Dia menilai pencegahan korupsi bertambah penting dilakukan daripada hanya penindakan saja yang dikerjakan.

“OTT-OTT itu kita lihat tidak juga buat orang jera. Kita lihat juga, maaf kalau saya bicara terkuak, OTT sendiri menurut beta buahnya tidak seperti kita harapkan. Orang bisa kapok, tidak juga, ” menguraikan Luhut.

“Tapi pencegahan ini, menurut hemat saya harus dikedepankan oleh KPK, ” tambahnya.

Luhut meminta KPK melakukan pencegahan dengan memantau proyek-proyek besar yang dikerjakan pemerintah. Salah satu yang dia sebutkan misalnya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Dia menilai harusnya proyek itu bisa menyelenggarakan penghematan besar sejak pangkal. Hal itu harusnya mampu terjadi apabila KPK menimbrung terlibat sejak proses perencanaan proyek besar tersebut.

“Kemarin saya melihat proyek kereta cepat Jakarta Bandung. Banyak sebenarnya kita bisa hemat di sana kalau dari perencanaan KPK sudah ikut terlibat melihat sendiri, ” ujar Luhut.

Pemerintah tunggal sedang memiliki proyek besar di sektor logistik, yaitu Batam Logistic Ecosystem. Order ini dinilai Luhut bisa menekan biaya logistik menyentuh 5-10%.

Tetapi menurutnya, banyak diantara kita yang tidak ingin proyek besar penyediaan ini berjalan, karena tanpa proyek ini sektor logistik jadi sasaran korupsi. Maka dari itu, Luhut membawa KPK memantau juga order ini.

“Saya mohon KPK ini menyelap ke dalam ini, banyak yang tidak mau itu jalan. Kenapa? Karena di situ lah sumber korupsi itu banyak, ” perkataan Luhut.

Simak video ‘KPK SP3 Kasus Sjamsul Nursalim, Spesialis: Imbas Revisi UU KPK’:

[Gambas:Video 20detik]

(ang/ang)