Pengusaha Usul Mal di Jakarta Aktif hingga Pukul 20. 00

hazonyeshaya.org > Data > Pengusaha Usul Mal di Jakarta Aktif hingga Pukul 20. 00
Pengusaha Usul Mal di Jakarta Aktif hingga Pukul 20

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta

Jam operasional mal dalam DKI Jakarta hanya boleh datang pukul 19. 00 WIB. Pengusaha mengeluhkan kebijakan lantaran penjualan mereka turun.

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Nusantara (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah mengusulkan mal di DKI Jakarta beroperasi hingga 20. 00 WIB.

“Saya sih bilang deh setidaknya. Kalau jam 20. 00 membentuk masih okelah orang makan, jadi 19. 30 WIB, dia buru-buru beli apa, misalnya ke supermarket, lalu pulang. Itu masih enak, ” kata Budi kepada detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Pembatasan jam operasional mal di DKI itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta nomor 64 tahun 2020. Ingub itu diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam 16 Desember 2020 lalu.

Dalam Ingub itu, kepala di DKI yang sudah beroperasi sampai pukul 21. 00, dibatasi hanya boleh sampai pukul 19. 00 WIB pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni pada tanggal 24-27 Desember, dan 31 Desember sampai 3 Januari 2021.

Kondisi ini menurut Budi sama saja dengan September 2020 lalu, di mana pengunjung mal hanya bisa mengambil makan untuk dibawa pulang, akan tetapi tidak bisa makan di wadah atau dine-in.

“Waktu tidak boleh makan di bulan September, omzet semua hanya 10-20% saja. Karena nggak ada dengan mau ke mal, mau mamah nggak bisa duduk. Beli bawa pulang saja. Itu satu ekosistem terganggu, toko baju, toko kosmetik, toko tas, toko buku seluruh kena, sepi, ” ujarnya.

Menurut Budi, tanpa dibatasi sampai pukul 21. 00 WIB, setiap mal terutama di DKI sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat. Kapasitasnya pula dibatasi demi mencegah kerumunan.

“Pembatasan 50% itu sudah dijalankan. Jadi yang masuk dan keluarnya di atur, Jadi daya 50% di dalam mal tersebut optimal. Misal kapasitas di suatu mobil yang datang ke kepala itu 5 orang, ya tentu yang boleh masuk kan dua orang. Jadi 2 orang mengakar, 2 orang keluar. Jadi sesungguhnya sudah optimal, ” tegasnya.

Ketua Umum Asosiasi Pemimpin Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja berpandangan tak jauh berbeda. Menurutnya, jam operasional mal tak perlu dibatasi karena sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Sejak awal di Pusat Perbelanjaan telah berlaku protokol kesehatan dengan berlapis. Lapis pertama adalah Aturan Kesehatan yang diberlakukan oleh pengelola Pusat Perbelanjaan. Lapis kedua adalah protokol kesehatan yang diberlakukan oleh penyewa Pusat Perbelanjaan, ” nyata dia.

(hns/hns)