Xi Jinping Tegaskan China Terbuka dan Transparan Terkait Corona

hazonyeshaya.org > Data > Xi Jinping Tegaskan China Terbuka dan Transparan Terkait Corona
Xi Jinping Tegaskan China Terbuka dan Transparan Terkait Corona

Beijing

Presiden China, Xi Jinping, menetapkan China telah bertindak secara ‘terbuka, transparan dan bertanggung jawab’ dalam menangani pandemi virus Corona (COVID-19). Penegasan ini disampaikan Xi pada tengah tuduhan China menutupi-nutupi awal kemunculan Corona di wilayahnya.

Seperti dilansir CNN , Selasa (8/9/2020), penyungguhan itu disampaikan Xi saat menganugerahkan medali kehormatan kepada empat arsitek atas kontribusi luar biasa dalam menghadapi pandemi Corona di China. Seremoni pemberian medali kehormatan ini digelar di Beijing pada Selasa (8/9) ini. Di antara para-para tokoh yang diberi medali kehormatan itu terdapat pakar penyakit asimilasi terkemuka China, Zhong Nanshan.

“Kita dengan cepat membuat mekanisme perilisan informasi epidemi nasional, mencari kebenaran dari fakta-fakta, & merilis informasi epidemi secara terkuak dan transparan, ” tegas Xi dalam pidatonya seperti dilaporkan televisi nasional China, CCTV .

“Kita, secara terkuak, transparan dan bertanggung jawab, sudah secara aktif memenuhi kewajiban universal kita, ” cetusnya.

Lebih lanjut, Xi menyatakan kalau otoritas China melaporkan informasi soal virus Corona ‘sesegera mungkin’ pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta kepada ‘negara-negara, kawasan dan organisasi terkait’.

“China menjadi perekonomian besar pertama yang meneruskan pertumbuhan setelah pukulan hebat sebab COVID-19, dan kini memimpin negeri dalam pengendalian dan pencegahan virus serta pemulihan ekonomi, yang menunjukkan kapasitas besar China untuk perbaikan dan vitalitas yang bersemangat, ” sebut Xi.

China diketahui menuai banyak kritikan sebab dianggap meremehkan atau bahkan menyembunyikan tingkat keparahan virus Corona di awal-awal kemunculannya. China juga dituduh mengabaikan bukti yang ada kalau virus Corona bisa menular sebab manusia-ke-manusia hingga situasinya sudah terlambat.

Otoritas China berulang kali membantah tuduhan-tuduhan itu.

Sudah lebih dari tiga minggu terakhir, China tidak melaporkan kasus penularan lokal di wilayahnya. Semua kasus baru Corona di negara ini terdeteksi di kalangan pelancong yang baru datang sejak luar negeri. Sejauh ini, mutlak 85. 144 kasus Corona terkonfirmasi di China, dengan 4, 634 kematian.

(nvc/ita)