Zona Lho! Sepatu Nike Semakin Langka di Toko, Ini Penyebabnya

hazonyeshaya.org > Data > Zona Lho! Sepatu Nike Semakin Langka di Toko, Ini Penyebabnya
nah-lho-sepatu-nike-semakin-langka-di-toko-ini-penyebabnya-1

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta

Produk Nike disebut-sebut semakin sulit ditemukan pada toko. Rupanya hal itu memang disengaja oleh pihak perusahaan. Mereka ingin pelanggan membeli lebih banyak kuda, pakaian, dan perlengkapannya dalam toko Nike, Nike. com, aplikasi Nike, serta pada grup pengecer yang lebih terbatas seperti Dick’s Sporting Goods (DKS) dan Foot Locker (FL).

Jadi, perusahaan dalam beberapa tahun terakhir telah memangkas jumlah pengecer tradisional yang menjual barang-barangnya sambil bergeser untuk mengoptimalkan salurannya tunggal, terutama secara online.

Selain menarik diri dari beberapa toko yang dimiliki secara independen, Nike juga mengakhiri kemitraan penjualan di Amazon pada 2019. Nike belum mengungkapkan penjaja mana yang secara istimewa telah memutuskan hubungan dengannya.

Mutasi perusahaan dari model pembagian grosir adalah penyimpangan dibanding dekade awal Nike. Pengecer sepatu kecil dan independen adalah kunci untuk menimbulkan popularitas Nike di masa-masa awal perusahaan, ketika karakter mengetahui tentang rilis sepatu yang akan datang sesudah mengunjungi toko lokal.

Tetapi Nike mengucapkan dapat menghasilkan lebih dibanding dua kali lipat makna dengan menjual barang melalaikan situs web dan gardu fisiknya sendiri daripada meniti mitra grosir.

Nike dapat mengontrol pengalaman pembelanja dengan lebih cermat. Nike ingin memastikan tanda premiumnya dipamerkan kepada konsumen dengan cara yang menarik dan mencegah produk didiskon terlalu banyak.

Pada September, Ed Shaen, pemilik Sneakin ‘In, gardu sepatu atletik di New Jersey menerima surat sejak Nike yang mengatakan bahwa akunnya akan ditutup sesudah 37 tahun.

“Saya memiliki surat yang tergantung di dinding. Tepat di sebelah piala dengan diberikan Nike kepada saya karena menjadi dealer bergaya pada tahun 1992″, katanya dilansir CNN , Rabu (24/3/2021).

Shaen mengatakan buatan Nike menghasilkan lebih dibanding setengah penjualannya. Berakhirnya kemitraan Nike, ditambah dengan konsekuensi pandemi yang melumpuhkan prospek akan membuatnya menutup toko pada akhir tahun ini.

“Kesetiaan beta kepada Nike tidak bermanfaat apa-apa, ” kata Shaen.

Sandra Carreon-John, juru bicara Nike tidak berkomentar langsung di akun Shaen, tetapi mengatakan mencuaikan email bahwa perusahaan tetap mengevaluasi pasar untuk mengalami cara terbaik melayani konsumen, membuat penyesuaian pada media penjualan sesuai kebutuhan buat membuat pengalaman berbelanja yang konsisten, terhubung, dan baru.

(toy/ara)